• />

    Resep Perkedel Tahu Jamur

  • Hutan

  • Seniorku Pacarku

  • C++ Program Konversi Detik Ke Jam, Menit, dan Detik

  • Buah Strawberry yang sangat menyegarkan

Jumat, 16 Juni 2017

Kisah Alice si Peri Kecil

Kisah Alice si Peri Kecil


 
sumber gambar : desaingrafis987.blogspot.co.id/

Pada suatu hari di kerajaan peri "Augwal Junaugust", hiduplah seorang peri kecil bernama Alice yang tinggal bersama ibunya. Mereka hidup bahagia meski hanya berdua. Suatu ketika, Alice pergi mencari obat ke dalam hutan untuk mengobati luka akibat salah satu sayapnya patah. Tiba-tiba muncul lah seorang peri tua di depannya. Alice pun sangat terkejut dengan kedatangan peri tua tersebut yang secara tiba-tiba berdiri di depannya. 

"Siapa kau?", teriak Alice dengan suara yang ketakutan dan kaki gemetar. 
Sang peri tua mendekati Alice secara perlahan, dan mencoba meyakinkan Alice bahwa dirinya bukanlah peri jahat. 
"Tenanglah, nak... Aku bukanlah peri jahat. Aku tidak akan melukaimu. Jadi, tenanglah!". 
Beberapa saat setelah melihat Alice tenang dan mengerti akan penjelasannya, peri tua itu bertanya kepada Alice. 
"Ada apa dengan sayapmu, nak?" 
Dengan perlahan Alice menceritakan tentang bagaimana ia kehilangan sayap kanannya. 
"Ketika itu, aku sedang mencari buah-buahan di hutan yang jauh dari kerajaan. Tetapi, saat aku sedang memetik buah, ada seorang peri buruk rupa yang menawarkan diri untuk membantuku. Dan aku pun menerima bantuannya tanpa berpikir panjang. Ternyata, tanpa ku ketahui dia memiliki niat yang jahat untuk merebut sayap kananku. Ketika aku sedang memetik buah di pohon yang lain dalam posisi yang membelakanginya, ia menarik sayap kananku yang menyebabkan aku limbung dan terjatuh ke dalam jurang. Tubuhku terhempas ke atas bebatuan yang ada di dinding jurang, sedangkan sayap kananku mengenai batang pohon yang tumbang sehingga menyebabkan sayapku patah. Wajahku menengadah ke bawah, dan melihat bahwa sayap kananku tlah patah dan terjatuh ke dalam jurang. Kemudian si peri buruk rupa mengambil dan membawa pergi sayap kananku. Entah ke mana perginya, aku pun tak tahu. Sesaat setelah sayapku patah, aku pun jatuh pingsan. Aku bangun dari pingsanku pada saat malam hari dengan bulan yang menerangi malam. Dengan susah payah aku mencoba bangkit dari sana dan memutuskan untuk pulang ke rumah dengan berjalan kaki karena sayapku tlah patah. Jadi, begitulah ceritanya bagaimana aku bisa kehilangan sayapku, nek."
"Wah..  kasihan sekali kau, nak! Aku tahu ada obat yang bisa menumbuhkan kembali sayap patahmu itu.", beritahu si peri tua. 
"Sungguh? Benarkah? Di mana kah obat itu berada?", tanya Alice kegirangan karena mendengar ada obat yang dapat menumbuhkan kembali sayapnya yang tlah patah itu.
"Ya. Tetapi, reaksi obat itu sangatlah lambat. Dan membutuhkan waktu selama sepuluh tahun untuk dapat menymbuhkan kembali sayapmu itu. Obat itu berada di dalam hutan belantara yang jauh dari kerajaan Augwal Junaugust. Tepatnya ada di hutan belantara yang berada di sebelah timur kerajaan Augwal Junaugust. Butuh waktu satu hari untuk sampai ke sana, nak. Dan juga kau harus mencari sendiri obatmu itu, tidak boleh ditemani oleh orang lain.", jawab sang peri tua.
"Baiklah, terima kasih banyak, nek. Aku pasti akan menemukan obat untuk sayapku dan kembali dengan selamat. Aku yakin jika sayapku bisa tumbuh kembali meskipun dalam kurun waktu yang sangat lama aku akan tetap menantinya dengan sabar.", sahut Alice dengan mantap. 
 Mendengar kabar yang membahagiakan itu Alice pun langsung pulang menuju rumahnya untuk memberitahu ibunya akan hal itu. Sesampainya di rumah, Alice menceritakan tentang obat itu kepada ibunya (ibu peri, red). 
"Ibu peri, aku ada kabar bahagia!", tukas Alice dengan nada gembira. 
"Astagaa.... Alice, kau membuat ibu kaget saja. Memangnya ada kabar bahagia apa, nak?", tanya ibu peri. 
"Ibuuu.... sebentar lagi aku akan kembali punya sayap, bu! Sayap kananku akan kembali tumbuh!", sahut Alice. 
"Apakah benar kalau sayap patahmu itu bisa tumbuh kembali, nak? Lalu, bagimana caranya?", sahut ibu dengan bahagia. 
"Iya benar, ibu peri. Tadi pada saat aku sedang mencari buah di dalam hutan, aku bertemu dengan seorang peri tua. Peri tua itu memberitahuku apabila ada obat yang bisa menumbuhkan kembali sayap patahku. Tetapi, obat itu ada di dalam hutan belantara yang jauh dari kerajaan peri Augwal Junaugust, tepatnya ada di sebelah timur kerajaan kita. Aku ingin sekali ke sana, bu! Aku ingin sekali untuk mendapatkan obat itu! Aku mohon izinkan aku untuk pergi mencarinya, bu. Aku mohon, ibu peri!", Alice menjabarkan semuanya dan memohon izin kepada ibu peri untuk pergi mencarinya. 
"Baiklah. Ibu mengizinkanmu, nak. Pergilah besok pagi setelah sarapan!", jawab ibu peri yang mengizinkan Alice untuk pergi esok hari. 
"Baik, bu! Terima kasih, ibu peri!", jawab Alice dengan bahagia. 
"Cit..cit..ciit..", terdengar suara kicauan burung yang burung yang hinggap di pepohonan. Sinar matahari pagi menerobos masuk melalui celah-celah dinding. Alice terbangun dari tidurnya, mencium aroma masakan terenak di dunia. 
"Hmmm... enaknyaa... ibu peri pasti sedang memasak. Aku mau membantunya ah!", gumam Alice dalam hati seraya bangun dari tidurnya. 
Beberapa saat setelah selesai memasak, Alice dan ibu peri menuju ke meja makan untuk sarapan. Usai sarapan, Alice langsung berangkat menuju hutan belantara tempat di mana obat untuk sayapnya itu berada. 
Alice berangkat seorang diri, menyusuri hutan belantara yang ditumbuhi oleh pohon-pohon yang besar dan rindang. Alice tak tau di mana letak obat itu. Kemudian ia bertemu dengan seorang peri yang tampan bak pangeran. Alice pun kebingungan dan mencoba bertanya kepada peri tampan itu. 
"Hallo.. permisi.. namaku Alice, aku sedang mencari obat yang dapat menumbuhkan kembali sayap kananku yang patah. Apakah kau tau di mana tempatnya? Jika kau mengetahuinya, aku mohon beritahu aku", tanya Alice kepada peri tampan itu. 
"Perkenalkan namaku Hafzar, aku seorang pangeran di kerajaan peri Kapehi. Oo.. jadi kau sedang mencari obat itu ya? Hmm... aku tahu di mana obat itu berada, tetapi sayang sekali obat itu hanya ada satu di dunia peri ini. Dan obat itu pun sudah ada yang memakainya. Jadi, obat itu sekarang sudah tidak ada lagi", jawab Hafzar dengan gamblang. 
"Apa? Sudah tidak ada lagi???", jawab Alice dengan suara berar karena menahan tangis. Air mata pun keluar perlahan-lahan keluar dari pelupuk mata dan mengalir melewati pipi dan akhirnya jatuh ke tanah. Alice semakin tak bisa membendung air matanya. Ia sangat kecewa dan sedih. Mengerti akan kesedihan dan kekecewaan Alice, akhirnya Hafzar pun memutuskan untuk memberikan sesuatu yang dirasa sangat berharga dan berarti bagi Alice. 
"Kau tak perlu bersedih lagi. Aku ada hadiah untukmu. Mohon terimalah hadiahku ini. Semoga kau menyukainya. Aku mohon dengan sangat agar kau dapat menjaganya dengan sangat baik, dan jangan kau khianati dia. Berjanjilah kau akan terus setia bersamanya.", ujar Hafzar. 
Alice kelihatan sangat kebingungan akan hadiah apa yang akan pangeran peri berikan kepadanya. Ia terus bertanya-tanya dalam hati. 
"Hadiah apa itu pangeran?", sahut Alice. 
"Tutuplah matamu. Kemudian aku akan memberikan hadiah itu untukmu.", tukas Hafzar. 
"Baiklah", jawab Alice masih dengan rasa penasarannya. Dan kemudian menutup matanya. 
"Sekarang bukalah matamu. Ini hadiah untukmu", ujar Hafzar. 
"Sayap?? Sayap siapa itu, pangeran? Indah sekali sayap itu.. sungguh indah. Aku belum pernah melihat sayap seindah ini.", tanya Alice karena terkagum. 
"Itu sayapku. Mulai sekarang, akan aku percayakan sayapku ini padamu. Mohon jagalah dia. Setialah kepadanya.", jawab Hafzar. 
"Sungguh? Sayap ini untukku?? Terima kasih banyak pangeran. Aku sangat berterimakasih padamu. Aku berjanji untuk selalu menjaganya dan akan setia kepadanya. Aku janji!", senyum sumringah terpancar dari wajah Alice. 
"Tapi..bagaimana denganmu, pangeran? Sayapmu berkurang satu.", tukas Alice cemas. 
"Tidak apa. Tenanglah, meski kini aku hanya punya satu sayap, aku masih bisa terbang tinggi. Tidak sepertimu yang baru bisa terbang jika hanya punya dua sayap. Jadi, jangan khawatir!", jawab Hafzar mencoba meyakinkan dan menenangkan Alice. 
"Baiklah. Kalau begitu aku akan pulang kembali ke rumahku sebelum hari gelap. Terima kasih, pangeran Hafzar.", pamit Alice untuk pulang.
         Kehidupan baru yang didapat dari seorang pangeran peri bernama Hafzar yang telah memberikan sayap kanannya kepada Alice. Alice sangat bahagia bisa terbang bersama sayap barunya itu. Sayap baru itu diberinama Fizhar oleh Alice. Fizhar merupakan sebuah sayap ajaib yang memiliki perasaan dan bisa mengungkapkannya melalui lukisan di permukaan sayap. Beberapa hari setelah Fizhar menjadi sayapnya, Alice dan Fizhar mengikrarkan janji bahwa akan saling setia satu sama lain. Alice berjanji setia kepada Fizhar untuk terus menjaga perasaannya hanya untuk Fizhar sang sayap barunya, dan berjanji tidak akan mencoba mendekati maupun menginginkan sayap lain selain Fizhar. Begitu pula dengan Fizhar, yang berjanji setia untuk menjadi sayap bagi Alice, berjanji untuk terus terbang bersama Alice, menjaga perasaan sang pemiliknya, dan berjanji setia untuk tidak mencoba mendekati peri lain agar menjadi pemilik atas dirinya.
Waktu terus berjalan, hari berganti hari, siang dan malam silih berganti. Beberapa bulan mereka bersama menjalani kisah hidup yang bahagia, Fizhar masih setia menemani Alice sebagai sayapnya. Hingga pada suatu hari peristiwa kelabu itu terjadi, di mana Fizhar pernah bertemu dengan peri kecil bernama "Widy" di hutan belantara saat Fizhar terbang bersama Alice untuk mencari buah-buahan. Awalnya yang pertamakali tertarik ialah Widy, Widy tertarik kepada keindahan dan kemampuan Fizhar sebagai sayap ajaib yang mampu melukiskan perasaannya sendiri ke permukaan sayapnya. Dengan bahasa isyarat, Widy mencoba mendekati Fizhar sang sayap ajaib untuk mengajarinya bagaimana cara menjadikan sayapnya agar bia seperti Fizhar. Fizhar menangkap isyarat itu, dan dengan bahasa isyarat juga Fizhar mengajari Widy tanpa sepengetahuan pemiliknya. Hari demi hari Fizhar mulai menanamkan rasa kecanduan dalam mencari buah-buahan di hutan kepada Alice melalui rekatan sayap di punggungnya, semua hal itu dilakukan agar Alice membawa Fizhar ke dalam hutan dan otomatis Fizhar dapat kembali berjumpa dengan Widy meskipun menggunakan bahasa isyarat melalui lukisan di permukaan sayapnya. 
Hingga suatu hari Alice merasa aneh akan dirinya sendiri yang sebelumnya belum pernah kecanduan mencari buah-buahan di hutan setiap hari. Akhirnya Alice pun menyadari bahwa Fizhar sedang mengajarkan sesuatu secara sembunyi-sembunyi kepada seorang peri kecil yang sering ia lihat berkeliaran di dalam hutan. Awalnya Alice merasa sedikit kesal, mengapa Fizhar menyembunyikan hal itu. Tetapi, Alice pun akhirnya tidak memasukkan ke dalam hati akan perilaku Fizhar terhadap dirinya. Alice menganggap hal itu masih dalam batas normal, karena mengajari seseorang akan pengetahuan itu merupakan hal yang baik. 
Bulan demi bulan pun berlalu, Alice dan Fizhar terus terbang tinggi menjelajahi seluruh pelosok negeri. Namun, tak disangka apabila Fizhar masih terus saja memberikan bahasa-bahasa isyarat kepada Widy dan semua hal itu dilakukan tanpa sepengetahuan Alice. Karena, Alice menganggap jika Fizhar telah selesai mengajarkan Widy untuk melatih sayapnya agar bisa berubah menjadi sayap ajaib seperti Fizhar. Hal itu diketahui Alice pada saat ia dan Fizhar terbang bersama di hutan kerajaan lain, Alice mendapati Fizhar mengeluarkan lukisan dan tulisan yang berisikan pesan ketertarikan Fizhar kepada Widy. Di permukaan sayap Fizhar pun tertulis bahwa mereka seringkali berkomunikasi melalui bahasa isyarat antar sayap (Fizhar dengan sayapnya Widy). Komunikasi mereka pun sudah sangat intens, hal ini ditandai dengan diberikannya alamat sang pemilik Fizhar sebelumnya yaitu Hafzar. Dan juga ada komentar dari Widy yang mengatakan "Ih lucunya sayapmu" kepada Fizhar. 
Dan didapati pula oleh Alice sebuah lukisan wajah sang peri kecil bernama Widy yang disimpan Fizhar di sebuah penyimpanan di bawah sayapnya. Sungguh, saat itu hati Alice sangat hancur, ia sangat kecewa karena mendapati sayap kanannya yaitu Fizhar ingin menjadi milik peri lain yaitu Widy. Fizhar mengingkari janjinya sendiri yang tlah berjanji setia untuk menjadi sayap bagi Alice, berjanji untuk terus terbang bersama Alice, menjaga perasaan sang pemiliknya, dan berjanji setia untuk tidak mencoba mendekati maupun menginginkan peri lain agar menjadi pemilik atas dirinya. Padahal Alice terus saja memegang erat janjinya sendiri kepada Fizhar, ia selalu menjaga perasaanya hanya untuk Fizhar sang sayapnya, dan ia pun tidak pernah sesekali menginginkan sayap lain sebagai pengganti sayap kanannya di kala Fizhar sedang sakit dan tidak bisa menemaninya terbang bersama. Alice tak tahu, apa yang salah dari dirinya. Padahal ia terus menjaga kepercayaan Fizhar sang sayapnya. Ia juga terus bersabar menghadapi tingkah Fizhar yang selalu saja memiliki ketertarikan terhadap peri selain dirinya. 
Semakin hari Fizhar semakin memberontak untuk pergi dari Alice dan berpindah kepada Widy. Dan di sisi lain, Widy pun menginginkan hal yang sama, yaitu menginginkan Fizhar untuk menjadi sayapnya. Widy terus saja mencoba merebut Fizhar sang sayap ajaibku yang terus menerus kujaga perasaanya dan kepercayaan sang pemiliknya dahulu.
Namun, kini Fizhar sudah menjadi milik Widy. Widy berhasil merebut Fizhar dari punggung Alice, dan Fizhar pun berhasil pergi dari Alice. 
     Kini hati Alice sangat hancur. Betapa tidak? Sayap yang dahulu selalu ia jaga perasaannya, dan sampai saat ini perasaan Alice pun masih dijaga untuknya, namun ia begitu tega mengingkari janjinya sendiri dan berpindah ke lain peri tanpa memikirkan perasaan Alice. Kini Alice hidup hanya dengan satu sayap saja dan sayap itupun juga patah serta terluka dan mengeluarkan banyak darah. Sungguh, tak terbayangkan bagaimana sakit yang dirasakan oleh Alice.  
      Fizhar hanya mementingkan peri yang hanya bisa mengajarinya sesuatu. Namun, disaat Alice tak berdaya untuk mengajarinya sesuatu hal yang tidak ia tahu, Fizhar pun meninggalkannya begitu saja tanpa memikirkan rasa sakit yang Alice rasakan akibat cinta  dan kesetiaan yang pernah dijanjikannya kepada Alice. Dan ternyata benar apa kata ibu peri, bahwa Fizhar hanya memanfaatkan Alice saja. Di saat Fizhar sudah mendapatkan "guru" baru untuk mengajarinya sesuatu maka ia berpindah ke lain peri dan mencintai peri lain yang sedang menjadi "guru" baginya.
         Setelah kejadian di hari kelabu itu, Alice mencoba mengepakkan kembali sayapnya yang patah untuk terbang setinggi mungkin. Sayap patah yang sakit, pedih dan penuh luka berdarah. Sangat sakit, tetapi Alice mencoba untuk bangkit dari sebuah mimpi buruk di kehidupan nyata. 
    Matahari bersinar dengan begitu redupnya seakan mengerti rasa sakit yang teramat sangat yang Alice rasakan. Matahari seakan mengerti suasana hati Alice. Biru...kelabu... bagai mendung pertanda hujan akan turun. Suara petir menggelegar dengan begitu kerasnya. Menyambar-nyambar setiap benda yang ada. Matahari semakin tak terlihat dan tertutup awan gelap. Dan kini hanya awan gelap lah yang menjadi penghias langit di atas sana. 
       Hari-hari begitu gelap dan kelabu bagai tak ada senyum dan canda tawa di kerajaannya. Semakin lama awan hitam berkumpul menghiasi langit di atas kerajaan peri Augwal Junaugust. Rintik-rintik hujan pun mulai turun membasahi setiap benda yang ada di bawahnya, semakin lama semakin deras kucurannya. Hingga memperberat kepakkan sayap-sayap Alice yang patah. Namun, Alice tak pernah menyerah untuk bangkit dari mimpi buruk di kehidupan nyata. 
Satu pesan untuk Alice, "Terbanglah wahai peri kecil. Yakinlah, kau akan bisa terbang bebas ke segala penjuru dunia. Mengobati rasa sakit atas lukamu yang diciptakan oleh peri dan sayap itu. Dan jangan pernah lagi kau berharap kepada sayap yang hanya merupakan ciptaan-Nya dan hanya bisa menggoreskan luka. Tetapi, berharaplah kepada Allah SWT yang telah menciptakaan dunia dan seisinya. Karena, Allah SWT tak akan pernah mengkhianati, menyakiti, maupun mengecewakanmu, melainkan ia akan menyayangimu, mengasihimu dengan penuh kelembutan, dan menjaga dirimu serta perasaanmu agar tak terluka. Terbanglah! Bangkitlah! Terbanglah bebas wahai peri kecilku. Terbanglah bebas melampaui batas!".

Catatan : 
1. Fizhar adalah sayap ajaib yang bisa mengungkapkan perasaannya melalui lukisan maupun tulisan di permukaan sayapnya. 

Cilacap, 13 Juni 2017 

Kamis, 01 Juni 2017

Diamku Bukan Berarti Tanpa Luka

Diamku Bukan Berarti Tanpa Luka

Oleh Sri Wahyuni

               

Bagaimana hati ini tak menangis
Bagaimana hati ini tak teriris
Hal buruk yang dahulu pernah kualami kini terulang kembali
Selama ini aku terus saja diam tak mengadu
Aku terus saja diam tanpa kata

Diamku bukan berarti tanpa luka
Luka yang merayap menuju dasar hatiku
Diamku yang selama ini kujadikan sebagai tameng pilu
Apakah kau tak tau itu?
Pilu yang aku rasakan karenamu
Sungguh, begitu sakitnya rasanya hingga tak dapat ku gambarkan dengan kata-kata

Di sini aku terus saja berdo'a
Memohon kepada Allah agar menyembuhkan luka ku seperti sedia kala

Cilacap, 2 Juni 2017 | 10.10 WIB

Jika aku tau apabila aku akan terluka, aku takkan pernah mencobanya

Jika aku tau apabila aku akan terluka, aku takkan pernah mencobanya

Oleh Sri wahyuni



Aku tak tahu kemana kaki kecil ini harus melangkah
Aku tak tau jalan mana yang harus ku pilih
Karena hampir separuh jiwa ini pergi
Hingga aku terjatuh ke dalam lubang yang sangat dalam

Entah aku bisa merangkak naik keluar dari lubang itu atau tidak
Yang jelas hati ini sangat terluka
Luka yang kau tinggalkan sangatlah dalam
Hingga nampaknya aku tak bisa menyembuhkannya sendirian

Ku ucapkan banyak terima kasih padamu
Terima kasih atas kenangan yang tlah kau tinggalkan
Terima kasih atas kejujuranmu
Terima kasih atas kebohonganmu
Yang membuat luka ini sangatlah dalam

Andai saja waktu itu kau tak mendekatiku
dan tidak terus-menerus mengejarku
Mungkin hati ini takkan terluka lagi
Takkan ada luka di hati ini
Mungkin hati ini akan sangat bahagia saat ini

Ya. Ini bukan hanya kesalahanmu
Tapi semua ini juga merupakan kesalahanku
Kesalahanku yang tlah membiarkanmu masuk ke dalam hatiku dan kehidupanku
Salahku yang pernah mencoba membuka hatiku padamu

Seharusnya aku tau,
jika aku kembali memasukkan sesorang dalam hatiku, aku akan kembali terluka
Dan benar saja, saat ini hatiku kembali terluka
Terima kasih banyak atas segala luka yang tlah kau berikan :)

Cilacap, 2 Juni 2017 | 08.00 WIB

Rabu, 24 Mei 2017

Aku bukan siapa-siapa


Aku bukan siapa-siapa

Oleh Sri Wahyuni

Ingin kutahu segala tentangmu 
Tentang dirimu, kehidupanmu, keluargamu dan juga tentang kebahagiaanmu
Entahlah, aku tak bisa lepas dari obsesi itu
Segala tentangmu ingin kutahu 

Berbulan-bulan kita tlah bersama 
Menjalani kisah Kasih bahagia
Yang mungkin bagimu itu semu, 
hanya gurauan saja

Namun, jika memang kau hanya menganggap semua itu adalah gurauan
Apakah kau tau? 
ITU TIDAK LUCU !!! 
Sama sekali tidaklah lucu! 

Aku harap kau tak mempermainkan hati dan perasaan ini
yang telah terpaut padamu, pada dirimu 

Pada suatu hari, aku merasa ada sesuatu yang aneh
Dahulu saat kau ingin mengenal setiap anggota keluargaku lebih dalam 
untuk mengakrabkan diri kepada mereka
kau terus-menerus bertanya tentang setiap hal pribadi yang mereka sukai
Dan aku pun dengan senang hati bersedia menjawabnya 

Tetapi, kali ini disaat aku ingin tahu tentang keluargamu 
Kau malah enggan menjawab dan malah balik bertanya kepadaku suatu pertanyaan yang tidak enak didengar, dan terkesan tidak suka
Kau melontarkan kalimat yang mengangapku tumben ngurusin keluargamu, sangat kepo dan sebagainya
Sungguh, kalimat itu teramat sangat menyakitkan bagiku 
Sangat menyayat hati! 

Jujur saja, hatiku sangat sakit mendengarnya 
Melihat kau seperti sangat tidak menyukai jika aku menanyakan kabar tentang ibu-bapakmu
dan juga kabar keluargamu

Aku berani menanyakan hal itu karena dahulu kau juga berusaha dekat dengan keluargaku
Kau pun selalu mengabarkan setiap hal, baik itu kebahagiaan maupun kesedihan yang dialami keluargamu saat itu
Dan aku pun juga ingin begitu

Niatku itu baik, tidak ada niat jahat sedikitpun! 
Tak ada niat untuk memata-matai keluargamu atau apapun itu! 
Aku hanya ingin menjadi orang kedua setelah keluargamu yang menjadi tempat bagimu untuk berbagi keluh-kesah dan kebahagiaanmu 

Meski pun aku tahu, aku bukan siapa-siapa mu
Dan tak punya hak akan semua itu
Ya. Aku bukan siapa-siapa!

23 Mei 2017

Kamis, 06 April 2017

Apakah ini hanya perasaanku saja?

              Apakah ini hanya perasaanku saja? 

Oleh Sri Wahyuni


Mungkin sebenarnya diam-diam kita saling merindukan
Tetapi tak ada satupun yang mau mengalah dan mengatakan rindunya
Atau mungkin salah satu dari kita ada yg sudah tak bisa lagi merasakan rindu di hatinya???
Sehingga hubungan ini terasa hambar


Tak ada lagi kata manis yang terucap
Tak ada lagi sapaan manja yang terdengar
Tak ada lagi rengek manja karena ingin mendengar suara kekasih di kota seberang
Tak ada lagi dering telepon yang terdengar tatkala salah satu dari kita ada yang rindu 


Tak ada lagi pesan singkat yang berisi laporan kegiatan
Tak ada lagi kalimat tanya  saat akan pergi bersama teman
Tak ada lagi pembahasan yang sangat menarik untuk dibicarakan
Tak ada lagi rengek manja karena ingin diperhatikan


Tak ada lagi ucapan selamat tidur yang terdengar dan terbaca
Tak ada lagi emoticon lucu yang biasa kita gunakan dalam pesan
Tak ada lagi keinginan untuk mendengar suara kekasih di kota seberang 


Benarkah begitu??
Apakah benar begitu? 

Atau mungkin ini hanya perasaanku saja? 
Tolong jawab semua pertanyaanku! 

6 April 2017

Selasa, 20 September 2016

Program Sederhana PHP Menggunakan SESSION

Selamat siang, gaess..
saya akan sharing program sederhana PHP menggunakan SESSION. 
langsung saja, ini source code nya..

pertama, buatlah file bernama indextgs2.php

<?php
session_start();
$_SESSION['sri']=0;
header("location:tgs2.php");
?>

kedua, buatlah file bernama tgs2.php

<html>
<head>
<title></title>
</head>
<body>
<form method ="POST" action="tgs2.php">
Masukkan nama &nbsp&nbsp&nbsp: <input type="text" name="hasanah" size="25" placeholder ="Ex : Sri Wahyuni"/></br></br>
Masukkan alamat &nbsp: <input type="text" name="widodo" size="50" placeholder="Ex : Jogja"/></br></br>
<input type="submit" value="Simpan"/></br>
</form>
<p>
<table border="1">
<tr>
<td>No  </td>
<td>Nama  </td>
<td>Alamat  </td>
</tr>
<tr>
<?php 
session_start();
if(isset($_POST["hasanah"])&&isset($_POST["widodo"])){
$_SESSION["hasanah"][$_SESSION["sri"]]=$_POST["hasanah"];
$_SESSION["widodo"][$_SESSION["sri"]]=$_POST["widodo"];
$_SESSION["sri"]++;
}
for ($adi=0; $adi<$_SESSION["sri"]; $adi++){
      $vita=$adi+1;
echo "<tr><td>".$vita."</td>";
echo "<td>".$_SESSION["hasanah"][$adi]."</td>";
echo "<td>".$_SESSION["widodo"][$adi]."</td></tr>";
}
?>
</table>
</p>
</body>

</html>

kemudian buatlah folder "terserah_kalian" dan simpan file-file tersebut di dalam folder yang telah dibuat pada folder htdocs dalam XAMPP. 
selanjutnya silahkan di running di browser anda.
sekian postingan saya kali ini.
semoga bermanfaat :) 

Rabu, 14 September 2016

Program PHP - Biodata menggunakan Array - Cara 2

Postingan saya kali ini masih sama dengan yang sebelumnya yaitu Program PHP - Biodata menggunakan Array. Tetapi, kali ini akan sedikit berbeda dari postingan yang sebelumnya.
Array yang digunakan kali ini adalah cara kedua untuk menggunakan Array.


Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karna array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks.


langsung saja, berikut ini adalah source code dan tampilan setelah running di browser..

source code :



tampilan setelah running di browser :



sekian dulu postingan saya kali ini
semoga bermanfaat :)
sampai jumpa dipostingan saya selanjutnya ;)
jangan bosan untuk berkunjung di blog ini yaa

program PHP - Biodata menggunakan Array - Cara 1

Postingan saya kali ini ialah tentang program PHP - Biodata menggunakan Array - Cara 1.
Disini akan sedikit saya jelaskan tentang apa itu array?
Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karena array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks.


berikut ini adalah source code nya :




hasil tampilan setelah running di browser :



semoga bermanfaat..

Program Biodata menggunakan PHP - Cara Biasa

Semangat Pagi, sobat BUKA ILMU ! :)
masih pagi  pastinya masih semangat dong.. iya nggak? hehee :D
apalagi yang kuliahnya masuk pagi, pasti paling semangat nih.. 

oke, langsung saja.. kali ini saya akan sharing mengenai Program Biodata menggunakan PHP - Cara Biasa. Programnya masih sangat sederhana siih.. tapi tak apa, meski sederhana akan tetap saya sharing kepada kalian kok :D
Sedikit apapun ilmu yang disampaikan pasti akan tetap bermanfaat ;) 

So, ini dia source code programnya :



dan ini hasil running di browsernya :




semoga bermanfaat :) 

Senin, 08 Agustus 2016

please, hanya sebentar saja ku ingin bersamamu.. berjumpa denganmu..

 Please, hanya sebentar saja ku ingin bersamamu.. berjumpa denganmu.. 

Resah..
Gelisah..
Gundah…

Itulah yang sedang ku rasakan saat ini
Entah mengapa semua rasa ini muncul dengan tiba-tiba
Muncul dengan sendirinya
Hati yang kelabu datang dengan begitu tiba-tiba
Rasa yang tak karuan muncul begitu saja

Resah dihatiku karena tahu kau berkirim pesan dengannya
Serasa menampar hati ini
Sakit hati ini…
sakit yang luar biasa

Sudah dua bulan lamanya kita tidak berjumpa
Tak pernah bertukar kabar
Kemudian di saat engkau pulang, di saat koordinat diri kita sudah tidak terlalu jauh
Engkau malah seperti tak mengkhawatirkanku

Tak pernah engkau bertanya bagaimana kabarku
Bagaimana keadaanku
Apakah aku ingin bertemu denganmu

Engkau juga tidak pernah menawarkan diri untuk menyempatkan waktu bagi kita untuk bertemu
Untuk saling bercanda tawa, tertawa bersama, berbagi rasa,
Bercerita tentang hal-hal yang terjadi di saat kita tak berjumpa
Serta menikmati indahnya dunia

Di sini aku hanya ingin kau memperhatikanku sedikit saja… Sebentar saja…
Namun, apa yang engkau lakukan?
Kau malah berkirim pesan dengannya
Kau malah sibuk bertanya-tanya apa yang sedang “dia” lakukan di saat malam hari pukul 23.23 WIB
Yaitu dimana saat kebanyakan orang sudah tidur terlelap dan bermimpi dengan indahnya
Meng-save kenangan yang terjadi seharian dalam memory otak mereka

Tak tahukah engkau? Seberapa besar rasa sakit di hatiku
Megetahui engkau begitu
Apakah kau sudah mulai bosan? Jika bosan, bilang saja

Jangan malah membuat hati yang menunggu kepulanganmu tersakiti luar biasa

please, hanya sebentar saja ku ingin bersamamu.. berjumpa denganmu.. 

Sabtu, 06 Agustus 2016

Terlalu menyedihkan ~ tatkala engkau menunggu tetapi diabaikan

Terlalu menyedihkan ~ tatkala engkau menunggu tetapi diabaikan

Malam yang sunyi
Malam yang sepi
Aku tak tau aku hars bagaimana lagi

Aku lelah ~ tatkala aku menunggu tetapi diabaikan
Aku lelah ~ tatkala aku merajuk tetapi diabaikan
Bintang-bintang malam seraya pergi bersembungi di balik hujan
Seakan enggan menyapaku dalam gelapnya malam
Bulan pun bersembunyi, seperti tak mau lagi menyinari malam yang sepi ini

Bersama turunnya hujan, aku berharap
Kita akan bertemu lagi
Bertemu… saling menyapa, tertawa bersama, bercanda, bersuka ria, berbagi rasa
Dan bersama-sama menikmati indahnya dunia

Aku hanya ingin kau masih bertahan pada perasaanmu yang dulu
Aku masih ingin kau menjaga hatimu untukku
Kenapa aku ingin engkau begitu?

Karena, di sini pun aku masih menjaga hati dan perasaanku untukmu meski kita tlah lama tidak bertemu 

Kamis, 12 Mei 2016

Cara Membuat Gambar Tumpukkan Balok - Kubus - Limas kategori Primitif mengggunakan OpenGL

Praktikum ke - 3 Grafika Komputer
Cara Membuat Gambar Tumpukkan Balok - Kubus - Limas kategori Primitif menggunakan OpenGL 

Semangat pagi ! 
Pada jumat pagi yang sejuk ini saya akan membagikan program OpenGL tentang Gambar Tumpukkan Balok - Kubus - Limas kategori Primitif. Sebenarnya program ini cukup mudah, hanya saja sebelum membuat programnya maka kita perlu membuat koordinatnya terlebih dahulu dengan mempertimbangkan keluwesan gambar tersebut. ibarat kata, ya masa kita mau bikin kubus kok bentuknya jadi balok kan ngga lucu. HAHAHA *ketawa maksa* :D :D :D

ok, langsung aja ini source code programnya gaess.. 
cekidoott...

source code : 

#include <windows.h>
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#include <string.h>
#include <stdarg.h>
#include <GL/glut.h> //GL ini dipakai jika coding menggunakan Dev C++, tapi jika kita pakai Microsoft Visual Studio maka hanya   #include <glut.h>    saja.

#define bkl(x1,y1,x2,y2,x3,y3,x4,y4) glBegin(GL_LINE_LOOP); glVertex2f((x1),(y1)); glVertex2f((x2),(y2));\
glVertex2f((x3),(y3)); glVertex2f((x4),(y4));glEnd();
#define bkl2(x1,y1,x2,y2) glBegin(GL_LINES); glVertex2f((x1),(y1)); glVertex2f((x2),(y2)); glEnd();

void BalokKubusLimasPrimitip(){
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
// Garis Lurus Bersambung
glColor3f(1.5, 0.1, 0.5); // memberikan warna pink pada gambar
bkl(-0.6, -0.3, -0.6, -0.2, 0.6, -0.2, 0.6, -0.3); //B1-B2, B3-B4
bkl(-0.6, -0.2, -0.4, -0.05, 0.8, -0.05, 0.6, -0.2); //B2-B6 B7-B3
bkl(0.6, -0.3, 0.6, -0.2, 0.8, -0.05, 0.8, -0.15); //B4-B3 B7-B8
bkl(-0.2, -0.2, -0.2, 0.2, 0.2, 0.2, 0.2, -0.2); //K1-K2 K3-K4 
bkl(0.0, -0.05, 0.0, 0.35, 0.4, 0.35, 0.4, -0.05); //K5-K6 K7-K8 
bkl(-0.2, 0.2, 0.0, 0.35, 0.4, 0.35, 0.2, 0.2); //K2-K6 K7-K3 
bkl(-0.2, -0.2, 0.0, -0.05, 0.4, -0.05, 0.2, -0.2); //K1-K5 K8-K4 
glColor3f(0.1, 1.0, 0.5); // memberikan warna hijau pada gambar
bkl(-0.2, 0.2, 0.1, 0.7, 0.0, 0.35, 0.1, 0.7); //K2-L K6-L //sisi limas
bkl(0.4, 0.35, 0.1, 0.7, 0.2, 0.2, 0.1, 0.7); //K7-L K3-L //sisi limas
//Garis putus-putus strip
glEnable(GL_LINE_STIPPLE);
glLineStipple(1, 0x00FF); 
glColor3f(1.5, 0.1, 0.5); // memberikan warna pink pada gambar
bkl2(-0.6, -0.3, -0.4, -0.15); //B1-B5
bkl(-0.4, -0.15, -0.4, -0.05, 0.8, -0.05, 0.8, -0.15); //B5-B6 B7-B8 // dash
glFlush();
}

int main(int argc, char** argv){
glutCreateWindow("Sri Wahyuni 1400018214");
glutDisplayFunc(BalokKubusLimasPrimitip);
glutMainLoop();

}

keterangan : 
pada source code di atas, saya mengelompokkan setiap garis ke dalam jenis garisnya. jadi, garis yang tipe nya lurus bersambung (tidak putus-putus) mereka dikelompokkan menjadi satu. sedangkan garis yang putus-putus juga dikelompokkan dengan garis putus-putus lainnya meskipun itu beda bangun. 

hasil running :

 

Sekian postingan saya kali ini. Semoga bermanfaat. Selamat beraktivitas! :D 

Lebih Baik Sederhana Tapi Kuat - daripada Cerdas Tapi Rapuh 

Cara Membuat Gambar Kotak (Bidang) warna-warni menggunakan OpenGL pada Dev C++



 Praktikum ke - 1 Grafika Komputer
Cara Membuat Gambar Kotak (Bidang) warna-warni menggunakan OpenGL pada Dev C++

hello, gaes..
hari ini saya kembali lagi untuk share ilmu buat kalian semua yang kece-kece :D 
postingan saya kali ini membahas tentang cara membuat kotak warna-warna menggunakan OpenGL pada Dev C++. 
kalian pasti penasaran kan bagaimana caranya???
ok, langsung aja show source codenya.. happy coding ya gaess.. 
cekidooottt... 

source code : 

#include <windows.h>
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#include <string.h>
#include <stdarg.h>
#include <GL/glut.h>

void kotak()
{
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT); // Menghapus layar. sama seperti fungsi clrscr pada coding c++
glBegin(GL_POLYGON); //untuk memulai program. polygon disini  untuk membuat gambar dengan kategori bidang (bukan dengan garis)
glColor3f(0, 0, 1); //memberi warna pada gambar
glVertex2f(-0.5, -0.5);
glColor3f(0.5, 1, 0);
glVertex2f(-0.5, 0.5);
glColor3f(1, 0.0, 0);

glVertex2f(0.5, 0.5);
glVertex2f(0.5, -0.5);
glEnd(); //untuk menutup codingan program
glFlush(); //ini sangaat penting. yaitu untuk menampilkan program yang telah dibuat. jika tidak ada ini  maka gambar tidak mau tampil
}

int main(int argc, char** argv) {
    glutCreateWindow("Cuman KOTAK"); //untuk tulisan yang ada pada kiri atas di console (lihat bagian kiri atas gambar)
    glutDisplayFunc(kotak); //untuk memanggil dan menampilkan fungsi kotak
    glutMainLoop();

    return 0;
}

hasil running :



sekian dulu postingan kali ini. semoga bermanfaat :)

Selasa, 10 Mei 2016

Membuat kata "AKU" menggunakan OpenGL pada Dev C++

Membuat kata "AKU" menggunakan OpenGL pada Dev C++  

selamat pagi, gaess..
udah lama ngga nge-blog nih.. jadi kangen posting sesuatu buat kalian :)
adakah yang jam 00:36 WIB ini belum tidur? oke, kalo ada yang belum tidur mungkin dari kalian masih ada yang ngerjain tugas, ngoding, nonton film d.l.l yak? *biasaa.. anak kost begadang* 
aku temenin dari sini deh.. hehehe :D 

oiya, kali ini aku mau share ilmu tentang membuat kata "AKU" menggunakan OpenGL pada Dev C++ nih.. yang jadi tugas posttest praktikum ke - 2 Grafika Komputer. 
Sebelum bikin source codenya, kita perlu membuat koordinatnya dulu (kalo bisa ya buat coret-coretan di kertas dulu) setelah itu baru diimplementasikan koordinat yang sudah kalian buat ke dalam codingan (source code).
Nah, dari pada aku ngomong panjang lebar nanti kalian keburu bosen. Oke, langsung aja nih source code nya.. disimak yaa.. 

#include <windows.h>
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#include <string.h>
#include <stdarg.h>
#include <GL/glut.h>
#define Aku(x1, y1, x2, y2) glBegin(GL_LINES); glVertex2f((x1),(y1));\
   glVertex2f((x2),(y2)); glEnd(); //definisi fungsi Aku

void Garis(){
   glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
   glBegin(GL_LINES);
   Aku(0.3, -0.3, 0.3, 0.3 ); 
   glEnable(GL_LINE_STIPPLE);//untuk mengaktifkan fungsi jika kita akan membuat garis putus-putus atau dot d.l.l 
   glLineStipple(1, 0x00FF); //untuk membuat garis berupa setrip-setrip (garis putus-putus) --> ( - - - )
   //misal glLineStipple(1, 0x00BB); Juga bisa. yang penting kita masih pake kode heksa (1 sampai F)
   glColor3f(1.5, 0.1, 0.5); //untuk memberi warna pada garis 
   Aku(-0.7, -0.3, -0.5, 0.3);
   Aku(-0.5, 0.3, -0.3, -0.3);
   Aku(0.3, -0.3, 0.7, -0.3);
   Aku(-0.2, 0.0, 0.2, 0.3);
   
   glLineStipple(1, 0x0101);
   glColor3f(0.1, 1.0, 0.5);
   Aku(-0.2, -0.3, -0.2, 0.3);
   Aku(0.7, -0.3, 0.7, 0.3);
   
   glLineStipple(1, 0x00FF);
   glLineWidth(10); //untuk mengatur tebal garis
   Aku(-0.64, -0.1, -0.36, -0.1);
   Aku(-0.2, 0.0, 0.2, -0.3);
   
   glFlush(); //untuk menampilkan gambar 
}

int main(int argc, char** argv){
   printf("saya mau buat garis ");
   glutCreateWindow("GARIS");
   glutDisplayFunc(Garis); //memanggil fungsi Garis untuk ditampilkan 
   glutMainLoop();

}

ini dia hasilnya :



Sekian postinganku hari ini. Semoga bermanfaat :)
tetap semangat! ;)


Selasa, 30 Juni 2015

C++ Program Rangkaian Listrik ( switch-case )

C++ Program Rangkaian Listrik ( switch-case )

#include <iostream>

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */
using namespace std;

int main(int argc, char *argv[]) {

/*Dibaca tiga tahanan R1, R2 dan R3, kemudian tampilkan hambatan seri total (RS) atau hambatan paralel total (RP).
jika input "1" maka tampilkan RS, jika input "2" maka tampilkan RP. jika tidak keduanya maka keluar program.*/

int menu;
float R1, R2, R3, RS, RP;
           
cout<<"===========================================\n";
cout<<"| <<<<<  Program Rangkaian Listrik  >>>>> |\n";
cout<<"===========================================\n\n";
cout<<"Pilihan : \n";
cout<<"1. Hitung hambatan seri total (RS) \n";
cout<<"2. Hitung hambatan paralel total (RP)\n";
cout<<"3. Not Found \n\n";
cout<<"Masukkan pilihan Anda [1/2/3 ?] : ";
cin>>menu;

switch(menu){
case 1:
cout<<"Masukkan nilai resistor 1 (R1) : ";
cin>>R1;
cout<<"\nMasukkan nilai resistor 2 (R2) : ";
cin>>R2;
cout<<"\nMasukkan nilai resistor 3 (R3) : ";
cin>>R3;
RS=R1+R2+R3;
cout<<"Hambatan seri total = "<<RS<<" ohm";
break;
case 2:
cout<<"Masukkan nilai resistor 1 (R1) : ";
cin>>R1;
cout<<"\nMasukkan nilai resistor 2 (R2) : ";
cin>>R2;
cout<<"\nMasukkan nilai resistor 3 (R3) : ";
cin>>R3;
RP=(1/(1/R1+1/R2+1/R3));
cout<<"Hambatan paralel total = "<<RP<<" ohm";
break;
case 3 :
cout<<"Not Found ";
break;
default:
cout<<" ";
break;
}
return 0;
}

HASIL COMPILE :




C++ PROGRAM PANGKAT (REKURSIF)

C++  PROGRAM PANGKAT (REKURSIF)

#include <iostream>
#include <cstdlib>

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */
using namespace std;
int pangkat(int a, int N ){
if (N==0){
return (1);
}
else{
return (a*pangkat (a, N-1));
}
}
int main(int argc, char *argv[]) {
int b, x, hasil_pangkat;
cout<<"Masukkan bilangan yang akan dipangkatkan : ";
cin>>b;
cout<<"\nMasukkan jumlah pangkat : ";
cin>>x;
system("cls");
cout<<"=============================================\n";
cout<<"|        PROGRAM PANGKAT (REKURSIF)         |\n";
cout<<"|              SRI WAHYUNI                  |\n";
cout<<"|              1400018214                   |\n";
cout<<"|            <06 JUNI 2015>                 |\n";
cout<<"=============================================\n\n";
hasil_pangkat = pangkat(b, x);
cout<<"b = "<<b<<endl;
cout<<"x = "<<x<<endl<<endl;
cout<<"b^x = "<<b<<"^"<<x<<endl;
cout<<"    = "<<hasil_pangkat;
return 0;
}

HASIL COMPILE :


C++ Program Konversi Nilai Ujian

C++ Program Konversi Nilai Ujian

#include <iostream>

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */
using namespace std;

int main(int argc, char *argv[]) {

/*Dibaca nilai ujian mahasiswa dalam angka, konversikan nilai ujian tersebut kedalam kategori sebagai berikut : 80-100=A, 65-79=B,
55-64=C, 40-54=D, 0-40=E . Kemudian tampilkan hasilnya ke layar.*/

float nilai;

cout<<"==============================================\n";
cout<<"| <<<<<  Program Konversi Nilai Ujian  >>>>> |\n";
cout<<"==============================================\n\n";
cout<<"Masukkan Nilai Ujian Mahasiswa : ";
cin>>nilai;
if (nilai>=80 && nilai<=100){
cout<<"Nilai "<<nilai<<" adalah A";}
else if(nilai >=65 && nilai <80){
cout<<"Nilai "<<nilai<<" adalah B";}
else if(nilai >=55 && nilai<65){
cout<<"Nilai "<<nilai<<" adalah C";}
else if (nilai >=40 && nilai <55){
cout<<"Nilai "<<nilai<<" adalah D";}
else {
cout<<"Nilai "<<nilai<<" adalah E";}
return 0;
}

C++ PROGRAM KONVERSI DETIK KE JAM, MENIT, DETIK

C++ PROGRAM KONVERSI DETIK KE JAM, MENIT, DETIK



sumber : selipan.com 

#include <iostream>
#include <string.h>
/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */
using namespace std;

int main(int argc, char *argv[]) {
struct jam{
int hh, mm, ss;
}j;
 
int totaldetik, sisa;
cout<<"Program Konversi Detik ke Jam, Menit dan Detik\n================================================\n";
cout<<"Masukkan total detik : ";
cin>>totaldetik;
         
j.hh = totaldetik/3600;
sisa = totaldetik%3600;
j.mm = sisa/60;
j.ss = sisa%60;
cout<<totaldetik<<" detik = "<<j.hh<<" : "<<j.mm<<" : "<<j.ss;
return 0;
}

C++ PROGRAM DERET FIBONACCI ITERATIF

C++ PROGRAM DERET FIBONACCI ITERATIF

#include <iostream>
/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */
using namespace std;
void fibonacci(int N){
int U1 = 0, U2 = 1, U3;
for (int i = 0; i<N; i++){
U3 = U1 + U2;
if (i==0){
cout<<U1;
}
else if (i==1){
cout<<", "<<U2;
}
else{
cout<<", "<<U3;
U1 = U2;
U2 = U3;
}
}
}
int main(int argc, char *argv[]) {
int a;
cout<<"===========================================\n";
cout<<"|         PROGRAM DERET FIBONACCI         |\n";
cout<<"|              SRI WAHYUNI                |\n";
cout<<"|              1400018214                 |\n";
cout<<"|            <06 JUNI 2015>               |\n";
cout<<"===========================================\n\n";
cout<<"Masukkan batas : ";
cin>>a;
cout<<"Deret Fibonacci : ";
fibonacci(a);
return 0;}

HASIL COMPILE :


C++ PROGRAM BILANGAN (terbesar, terkecil, rerata)

C++ PROGRAM BILANGAN (terbesar, terkecil, rerata)

#include <iostream>

/* run this program using the console pauser or add your own getch, system("pause") or input loop */
using namespace std;

int main(int argc, char *argv[]) {

int bil, total, trbesar, trkecil, rata, i, n;
total=0;

cout<<"==================================\n";
cout<<"| <<<<<< PROGRAM BILANGAN >>>>>> |\n";
cout<<"==================================\n\n";
cout<<"Masukkan banyaknya bilangan : "; cin>>n;
for(i=1; i<=n; i++){
cout<<"Masukkan bilangan : "; cin>>bil;
total=total+bil;
rata=total/n;
if(i==1){
trbesar=bil;
trkecil=bil;
}
else if(trkecil>bil){
trkecil=bil;
}
else if (trbesar<bil){

trbesar=bil;
}
else { }

}

cout<<"Jumlah Bilangan = "<<total<<endl;
cout<<"Rata-rata = "<<rata;
cout<<"\nBilangan Terbesar = "<<trbesar;
cout<<"\nBilangan Terkecil = "<<trkecil;

return 0;
}

HASIL COMPILE :