• />

    Resep Perkedel Tahu Jamur

  • Hutan

  • Seniorku Pacarku

  • C++ Program Konversi Detik Ke Jam, Menit, dan Detik

  • Buah Strawberry yang sangat menyegarkan

Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juni 2017

Diamku Bukan Berarti Tanpa Luka

Diamku Bukan Berarti Tanpa Luka

Oleh Sri Wahyuni

               

Bagaimana hati ini tak menangis
Bagaimana hati ini tak teriris
Hal buruk yang dahulu pernah kualami kini terulang kembali
Selama ini aku terus saja diam tak mengadu
Aku terus saja diam tanpa kata

Diamku bukan berarti tanpa luka
Luka yang merayap menuju dasar hatiku
Diamku yang selama ini kujadikan sebagai tameng pilu
Apakah kau tak tau itu?
Pilu yang aku rasakan karenamu
Sungguh, begitu sakitnya rasanya hingga tak dapat ku gambarkan dengan kata-kata

Di sini aku terus saja berdo'a
Memohon kepada Allah agar menyembuhkan luka ku seperti sedia kala

Cilacap, 2 Juni 2017 | 10.10 WIB

Jika aku tau apabila aku akan terluka, aku takkan pernah mencobanya

Jika aku tau apabila aku akan terluka, aku takkan pernah mencobanya

Oleh Sri wahyuni



Aku tak tahu kemana kaki kecil ini harus melangkah
Aku tak tau jalan mana yang harus ku pilih
Karena hampir separuh jiwa ini pergi
Hingga aku terjatuh ke dalam lubang yang sangat dalam

Entah aku bisa merangkak naik keluar dari lubang itu atau tidak
Yang jelas hati ini sangat terluka
Luka yang kau tinggalkan sangatlah dalam
Hingga nampaknya aku tak bisa menyembuhkannya sendirian

Ku ucapkan banyak terima kasih padamu
Terima kasih atas kenangan yang tlah kau tinggalkan
Terima kasih atas kejujuranmu
Terima kasih atas kebohonganmu
Yang membuat luka ini sangatlah dalam

Andai saja waktu itu kau tak mendekatiku
dan tidak terus-menerus mengejarku
Mungkin hati ini takkan terluka lagi
Takkan ada luka di hati ini
Mungkin hati ini akan sangat bahagia saat ini

Ya. Ini bukan hanya kesalahanmu
Tapi semua ini juga merupakan kesalahanku
Kesalahanku yang tlah membiarkanmu masuk ke dalam hatiku dan kehidupanku
Salahku yang pernah mencoba membuka hatiku padamu

Seharusnya aku tau,
jika aku kembali memasukkan sesorang dalam hatiku, aku akan kembali terluka
Dan benar saja, saat ini hatiku kembali terluka
Terima kasih banyak atas segala luka yang tlah kau berikan :)

Cilacap, 2 Juni 2017 | 08.00 WIB

Rabu, 24 Mei 2017

Aku bukan siapa-siapa


Aku bukan siapa-siapa

Oleh Sri Wahyuni

Ingin kutahu segala tentangmu 
Tentang dirimu, kehidupanmu, keluargamu dan juga tentang kebahagiaanmu
Entahlah, aku tak bisa lepas dari obsesi itu
Segala tentangmu ingin kutahu 

Berbulan-bulan kita tlah bersama 
Menjalani kisah Kasih bahagia
Yang mungkin bagimu itu semu, 
hanya gurauan saja

Namun, jika memang kau hanya menganggap semua itu adalah gurauan
Apakah kau tau? 
ITU TIDAK LUCU !!! 
Sama sekali tidaklah lucu! 

Aku harap kau tak mempermainkan hati dan perasaan ini
yang telah terpaut padamu, pada dirimu 

Pada suatu hari, aku merasa ada sesuatu yang aneh
Dahulu saat kau ingin mengenal setiap anggota keluargaku lebih dalam 
untuk mengakrabkan diri kepada mereka
kau terus-menerus bertanya tentang setiap hal pribadi yang mereka sukai
Dan aku pun dengan senang hati bersedia menjawabnya 

Tetapi, kali ini disaat aku ingin tahu tentang keluargamu 
Kau malah enggan menjawab dan malah balik bertanya kepadaku suatu pertanyaan yang tidak enak didengar, dan terkesan tidak suka
Kau melontarkan kalimat yang mengangapku tumben ngurusin keluargamu, sangat kepo dan sebagainya
Sungguh, kalimat itu teramat sangat menyakitkan bagiku 
Sangat menyayat hati! 

Jujur saja, hatiku sangat sakit mendengarnya 
Melihat kau seperti sangat tidak menyukai jika aku menanyakan kabar tentang ibu-bapakmu
dan juga kabar keluargamu

Aku berani menanyakan hal itu karena dahulu kau juga berusaha dekat dengan keluargaku
Kau pun selalu mengabarkan setiap hal, baik itu kebahagiaan maupun kesedihan yang dialami keluargamu saat itu
Dan aku pun juga ingin begitu

Niatku itu baik, tidak ada niat jahat sedikitpun! 
Tak ada niat untuk memata-matai keluargamu atau apapun itu! 
Aku hanya ingin menjadi orang kedua setelah keluargamu yang menjadi tempat bagimu untuk berbagi keluh-kesah dan kebahagiaanmu 

Meski pun aku tahu, aku bukan siapa-siapa mu
Dan tak punya hak akan semua itu
Ya. Aku bukan siapa-siapa!

23 Mei 2017

Kamis, 06 April 2017

Apakah ini hanya perasaanku saja?

              Apakah ini hanya perasaanku saja? 

Oleh Sri Wahyuni


Mungkin sebenarnya diam-diam kita saling merindukan
Tetapi tak ada satupun yang mau mengalah dan mengatakan rindunya
Atau mungkin salah satu dari kita ada yg sudah tak bisa lagi merasakan rindu di hatinya???
Sehingga hubungan ini terasa hambar


Tak ada lagi kata manis yang terucap
Tak ada lagi sapaan manja yang terdengar
Tak ada lagi rengek manja karena ingin mendengar suara kekasih di kota seberang
Tak ada lagi dering telepon yang terdengar tatkala salah satu dari kita ada yang rindu 


Tak ada lagi pesan singkat yang berisi laporan kegiatan
Tak ada lagi kalimat tanya  saat akan pergi bersama teman
Tak ada lagi pembahasan yang sangat menarik untuk dibicarakan
Tak ada lagi rengek manja karena ingin diperhatikan


Tak ada lagi ucapan selamat tidur yang terdengar dan terbaca
Tak ada lagi emoticon lucu yang biasa kita gunakan dalam pesan
Tak ada lagi keinginan untuk mendengar suara kekasih di kota seberang 


Benarkah begitu??
Apakah benar begitu? 

Atau mungkin ini hanya perasaanku saja? 
Tolong jawab semua pertanyaanku! 

6 April 2017

Senin, 08 Agustus 2016

please, hanya sebentar saja ku ingin bersamamu.. berjumpa denganmu..

 Please, hanya sebentar saja ku ingin bersamamu.. berjumpa denganmu.. 

Resah..
Gelisah..
Gundah…

Itulah yang sedang ku rasakan saat ini
Entah mengapa semua rasa ini muncul dengan tiba-tiba
Muncul dengan sendirinya
Hati yang kelabu datang dengan begitu tiba-tiba
Rasa yang tak karuan muncul begitu saja

Resah dihatiku karena tahu kau berkirim pesan dengannya
Serasa menampar hati ini
Sakit hati ini…
sakit yang luar biasa

Sudah dua bulan lamanya kita tidak berjumpa
Tak pernah bertukar kabar
Kemudian di saat engkau pulang, di saat koordinat diri kita sudah tidak terlalu jauh
Engkau malah seperti tak mengkhawatirkanku

Tak pernah engkau bertanya bagaimana kabarku
Bagaimana keadaanku
Apakah aku ingin bertemu denganmu

Engkau juga tidak pernah menawarkan diri untuk menyempatkan waktu bagi kita untuk bertemu
Untuk saling bercanda tawa, tertawa bersama, berbagi rasa,
Bercerita tentang hal-hal yang terjadi di saat kita tak berjumpa
Serta menikmati indahnya dunia

Di sini aku hanya ingin kau memperhatikanku sedikit saja… Sebentar saja…
Namun, apa yang engkau lakukan?
Kau malah berkirim pesan dengannya
Kau malah sibuk bertanya-tanya apa yang sedang “dia” lakukan di saat malam hari pukul 23.23 WIB
Yaitu dimana saat kebanyakan orang sudah tidur terlelap dan bermimpi dengan indahnya
Meng-save kenangan yang terjadi seharian dalam memory otak mereka

Tak tahukah engkau? Seberapa besar rasa sakit di hatiku
Megetahui engkau begitu
Apakah kau sudah mulai bosan? Jika bosan, bilang saja

Jangan malah membuat hati yang menunggu kepulanganmu tersakiti luar biasa

please, hanya sebentar saja ku ingin bersamamu.. berjumpa denganmu.. 

Sabtu, 06 Agustus 2016

Terlalu menyedihkan ~ tatkala engkau menunggu tetapi diabaikan

Terlalu menyedihkan ~ tatkala engkau menunggu tetapi diabaikan

Malam yang sunyi
Malam yang sepi
Aku tak tau aku hars bagaimana lagi

Aku lelah ~ tatkala aku menunggu tetapi diabaikan
Aku lelah ~ tatkala aku merajuk tetapi diabaikan
Bintang-bintang malam seraya pergi bersembungi di balik hujan
Seakan enggan menyapaku dalam gelapnya malam
Bulan pun bersembunyi, seperti tak mau lagi menyinari malam yang sepi ini

Bersama turunnya hujan, aku berharap
Kita akan bertemu lagi
Bertemu… saling menyapa, tertawa bersama, bercanda, bersuka ria, berbagi rasa
Dan bersama-sama menikmati indahnya dunia

Aku hanya ingin kau masih bertahan pada perasaanmu yang dulu
Aku masih ingin kau menjaga hatimu untukku
Kenapa aku ingin engkau begitu?

Karena, di sini pun aku masih menjaga hati dan perasaanku untukmu meski kita tlah lama tidak bertemu 

Jumat, 15 Mei 2015

Haruskah Begitu?

Haruskah Begitu?

Karya : Sri Wahyuni  
Kini tak ada lagi rindu yang merayap dihatiku.

Rindu yang slalu menghantui disaat kau melintas dalam fikiranku

Mungkin, kini aku akan mulai acuh kepadamu

Aku akan mulai memudar untukmu 


Rindu yang terus kutahan sejak dulu, kini aku sudah mulai lelah menahannya
Tak kuasa ku menahan rinduku terhadapmu yang ku rindu
Hari-hari kujalani seperti biasa walau tanpa mu
Tapi, aku tak tahu.. mengapa ada yang tidak biasa yang kurasakan dalam hatiku 


Hatiku tak terbiasa menjalani hari-hari hampa tanpa kabar, suara dan pesan dari dirimu

Mungkin kini aku akan benar-benar mencoba untuk menjauh darimu

Untuk membiasakan diri jikalau kau tak  ada disisiku, dengar! Tapi aku tak mengharapkan itu!

Akan akan mencoba membiasakan diri dengan itu semua



Sudah cukup lama dari satu bulan yang lalu kau mulai jarang memmberi kabar padaku

Kau tak mengkhawatirkanku, memperdulikanku, dan sepertinya kau juga tak punya hasrat untuk menemuiku meski hanya satu kali

Aku slalu merindumu ….

Entah mengapa aku slalu betah untuk merindumu



Air mata berjatuhan saat tau bahwa kau sudah tak ada hasrat untuk merindukanku

Dalam senyum yang mengembang ini tersimpan sebuah tangisan hati, keinginan hati  yang  ingin kau mengerti

“Diri ini ingin sesekali kau rindu seperti dahulu”


Itulah keinginan hati ini,sederhana memang..

Aku tak tahu harus bagaimanakah aku terhadap dirimu

Aku tak ingin mengulang kejadian yang tlah lalu saat bersama orang yang terdahulu. 


23 April 2015 || 08:49 a.m

Selasa, 12 Mei 2015

HUTAN

HUTAN
Karya : Sri Wahyuni



Hutan...
Engkau sugguh mempesona
dan engkau merupakan paru-paru dunia
Yang setia sepanjang massa

Hutan...
Disana banyak pepohonan
Yang dapat menampung air hujan 
Apabila kita kekeringan 

Hutan...
Engkau sungguh berharga 
dan engkau sungguh mulia
bagi kita semua...

Air yang ditampung dapat digunakan untuk mengairi sawah
agar kita dapat mencari nafkah 
dan menghidupi keluarga

Engkau merupakan sumber kehidupan 
bagi semua orang 
dan engkau merupakan 
bagian dari alam 

MATAHARI

MATAHARI
Karya : Sri Wahyuni



Matahari...
Engkau muncul dikala pagi
Menyinari seluruh bumi
tiada henti...


Engkau seakan hilang kala malam
Dan sinarmu sudah tenggelam
Dan engkau sudah tidak menyinari alam
Sekarang yang ada hanyalah bintang-bintang

Kala engkau muncul
Orang-orang seakan terbangn
Untuk mencari nafkah
agar dapat memenuhi kebutuhan...

BUNGA TAPAK DARA

BUNGA TAPAK DARA
Karya : Sri Wahyuni
Warnamu yang pink indah mempesona
Harummu semerbak bagai bunga tujuh rupa
Warnamu yang anggun membuat hidupku tenang
Bunga yang indah menghiasi taman

Harummu semerbak mengisi setiap sudut taman
Harummu yang membangkitkan kembali semangatku
disaatku kelelahan,
Harum bunga tapak dara yang menghanyutkan
Menghanyutkan hatiku yang seakan terbawa pada ketenangan

Daunmu yang hijau kelihatan segar
Warnamu memberikan ku kesejukan di hati
Membuat fikiran dan hati segar kembali
Warna hijau yang melambangkan kesegaran

Bunga tapak dara yang harum mewangi
Membuat hati dan fikiran semua orang menjadi tenang
Angin sepoi-sepoi membelai kelopak dan mahkotamu
Lambaianmu yang lembut dan berirama di keheningan suasana
Yang menciptakan sebuah kedamaian yang tak terkira